Rasakan Atmosfer Tanah Suci, 107 Siswa MI Muhammadiyah Mulyosari Ikuti Manasik Haji di Semarang

16 Juli 2026
Sebanyak 107 siswa MI Muhammadiyah Mulyosari mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui praktik manasik haji di Firdaus Fatimah Az-Zahra, Semarang, Sabtu (13/6/2026).



Kegiatan ini menjadi sarana edukasi sekaligus penguatan nilai keagamaan bagi para siswa dari kelas I hingga kelas VI.

Sejak tiba di lokasi, para peserta disuguhi suasana yang menyerupai Kota Makkah dan Madinah.

Replika Bandara Soekarno-Hatta, lantunan talbiyah yang menggema, hingga miniatur Masjidil Haram dan Kakbah menghadirkan pengalaman yang mendekati suasana ibadah haji sesungguhnya.



Kegiatan diawali dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan pelaksanaan miqat, tawaf mengelilingi replika Kakbah, sa’i, wukuf, hingga tahalul.

Seluruh rangkaian ibadah dilakukan secara berurutan dengan pendampingan pembimbing yang berkompeten.

Secara keseluruhan, kegiatan diikuti 156 peserta. Siswa kelas I hingga III didampingi orang tua, sedangkan siswa kelas IV hingga VI mengikuti kegiatan secara mandiri.

Para peserta dibagi ke dalam tiga kelompok yang masing-masing berisi sekitar 50 orang untuk memudahkan proses pendampingan.

Kepala MI Muhammadiyah Mulyosari, Taufikurrahman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan nilai keimanan sejak dini.



“Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan keimanan dan mengenalkan Baitullah kepada peserta didik. Kami berharap pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Allah serta memotivasi anak-anak untuk memiliki cita-cita mengunjungi Tanah Suci di masa depan,” tegasnya.

Ketua panitia, Asih Tutik Mukhofifah, menjelaskan bahwa praktik manasik haji merupakan agenda tahunan madrasah yang selalu mendapat antusiasme tinggi dari siswa.

“Pembelajaran manasik haji secara langsung memberikan pengalaman yang lebih nyata sehingga materi yang diterima anak-anak menjadi lebih mengena dan mudah dipahami,” ujarnya.

Meski cuaca panas menyelimuti Semarang, semangat peserta tidak surut.

Salah satu siswa kelas VI, Ridho, mengaku senang dapat melihat replika Kakbah secara langsung dan memahami tahapan ibadah haji dengan lebih jelas.

Kegiatan ditutup dengan salat Zuhur berjamaah sebelum seluruh peserta kembali ke Mulyosari.(dian)