Suasana ceria dan penuh makna mewarnai Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar MI Muhammadiyah Mulyosari pada Kamis (4/9/2025). Acara ini menjadi ajang bagi seluruh siswa untuk mengenal lebih dekat perjalanan hidup Rasulullah sekaligus menumbuhkan kecintaan kepada Nabi.
Kegiatan diawali dengan shalat dhuha berjamaah, lalu seluruh siswa dari kelas 1 hingga 6 menikmati makan bersama sebelum acara resmi dibuka oleh Kepala Madrasah, Taufiqurahman, tepat pukul 08.00 WIB.
“Alhamdulillah, pada kesempatan yang berbahagia ini kita dapat memperingati bulan kelahiran Nabi. Semoga kegiatan ini membuat kita semakin meneladani sifat-sifat Rasulullah dan menambah rasa cinta kita kepadanya,” ujarnya dalam sambutan.
Berbagai perlombaan digelar untuk memeriahkan acara, di antaranya tahfidzul Qur’an Juz 30, mewarnai, kaligrafi, adzan, cerdas cermat anak, hingga pentas seni sirah nabawiyah. Perlombaan diikuti oleh seluruh siswa yang dibagi dalam kelompok sesuai jenjang kelas.
Guru kelas 1, Asih Tutik Mukhofifa, mengungkapkan kegembiraannya melihat antusiasme para siswa. “Anak-anak sangat senang dengan acara ini. Selain menyalurkan bakat dan minat, mereka juga belajar sejarah kelahiran Nabi dan perjuangan beliau dalam menyebarkan Islam,” tuturnya.
Puncak acara ditutup dengan pentas seni dari tiap kelompok yang mementaskan kisah Nabi sejak kelahiran hingga perjuangan dakwahnya. Setelah itu, dilakukan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba serta doa bersama.
Kepala madrasah menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi sarana pendidikan karakter Islami. “Harapannya, anak-anak tumbuh dengan rasa cinta kepada Nabi, mampu meneladani akhlaknya, dan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.
Dengan semangat kebersamaan dan nuansa religius, Gebyar Maulid MI Muhammadiyah Mulyosari menjadi bukti nyata bagaimana pendidikan dini dapat menanamkan nilai-nilai cinta Rasul dalam hati generasi muda.